Monday, July 22, 2019

Menemukan Gagasan Usaha Dengan Mudah


BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang Masalah
Seorang enterpreuneur tidak cukup mengandalkan gagasan kreatif dalam pembuatan produk saja, namun memerlukan strategi yang jitu dan eksekusi yang tepat. Keberhasilan ditentukan banyak hal, bukan tidak mustahil keberhasilan hanya soal waktu saja bagi orang-orang yang benar-benar menyukai pekerjaannya. Kata para pengusaha, produk itu betapapun sederhananya harus dikeloni-diajak bicara, diberi perintah, dan diberikan sentuhan pribadi.
Gagasan atau ide merupakan hal yang kadang dirasa sangat sulit untuk ditemukan dan terkadang  gagasan yang berhasil ditemukan tidak sesuai dengan tujuan utama yang ingin dituju atau dicapai. Akan lebih sulit lagi jika gagasan tersebut diperoleh dari pemikiran bersama. Diperlukan pemikiran yang lebih matang untuk memilih atau menggabungkan gagasan yang dicetuskan setiap individu agar nantinya diperoleh suatu gagasan yang bisa digunakan untuk mencapai kepentingan bersama.
Ide bisnis tidak akan muncul secara tiba-tiba. Salah besar apabila memiliki anggapan bahwa ide bisnis itu hanya ditunggu saja dan akan datang secara tiba-tiba tanpa kita pusing-pusing untuk mencarinya. Ide bisnis itu datang apabila kita berusaha mencarinya dengan menggali informasi dan pandai membaca peluang yang memungkinkan untuk membuat suatu usaha baru. Terkadang suatu ide itu muncul pada saat kita sedang berfikir keras menentukan bidang bisnis yang akan kita buat.
Biasanya seseorang dalam mencari gagasan atau ide usaha diawali dari bisnis kecil terlebih dahulu. Misalnya pada awalnya hanya membuka usaha seperti rumah makan kecil dan lama kelamaan rumah makan kecil itu akan berkembang menjadi restoran yang besar. Tidak menutup kemungkinan bahwa suatu ide yang sederhana justru akan menjadi suatu bisnis yang besar dan berkembang serta dapat memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya. Mencari ide bisnis hal utama yang diperlukan adalah kerja otak, maksudnya adalah yang kita gali saat mencari ide bisnis adalah cara berfikir kita bukan tenaga kita yang digunakan untuk mencarinya.
Kita memerlukan kepandaian dalam membaca peluang bisnis, mengamati kondisi sekitar, berfikir kreatif untuk menentukan suatu bisnis apa yang mungkin banyak diminati oleh para konsumen. Dalam menentuka ide bisnis dituntut untuk lebih berfikir keras daripada bekerja keras. Bekerja keras akan sangat berguna setelah ide bisnis muncul dan bisnis siap dibangun dan dikembangkan. Dalam berwirausaha kita tentunya selalu merasa tidak puas dengan kondisi yang dialami saat ini. Seorang entrepreneur biasanya merasa kondisi saat ini belum cukup dan belum sesuai dengan impiannya. Biasanya mereka selalu berusaha mengembangkan bisnisnya dengan membuat bisnis yang telah ada menjadi bisnis yang lebih bervariasi dan lebih banyak diminati oleh konsumen.
Ketika suatu bisnis sekiranya tidak menguntungkan, mereka biasanya akan langsung mencari penyebab mengapa bisnis tersebut menjadi tidak menguntungkan. Kemudian akan membuat suatu keputusan bisnis tersebut akan diberhentikan atau akan tetap dijalankan tetapi membuat variasi terhadap bisnis tersebut. Hal inilah yang mendorong seorang entrepreneur untuk selalu berusaha memanfaatkan kerja otak dengan selalu melatih kemampuan berfikir cepatnya dalam menghadapi segala kondisi dan resiko yang akan timbul pada bisnis yang sedang dijalankan. Sama halnya dalam menentukan ide atau gagasan pertama kali.


1.2    Rumusan Masalah
Maka dari penjelasan latar belakang di atas, dapat diambil beberapa rumusan masakah sebagai berikut :
1.      Apa pengertian dari gagasan usaha?
2.      Apa yang menjadi sumber gagasan usaha?
3.      Bagaimana menciptakan gagasan usaha yang baik?
4.      Bagaimana cara merealisasikan gagasan usaha?

1.3    Tujuan
1.      Ingin mengetahui cara menemukan gagasan usaha yang baik.
2.      Ingin mengetahui cara merealisasikan gagasan usaha yang benar dan tepat.
3.      Ingin mengetahui cara mengembangkan usaha yang baik



1.4    Manfaat
1.      Diharapkan dapat bermanfaat bagi sumber pengetahuan dalam berwirausahawan
2.      Diharapkan dapat bermanfaat bagi pembaca yang belajar menciptakan gagasan usaha yang baik.

























                                                                        BAB II         
PEMBAHASAN
2.1    Pengertian Gagasan Usaha
Mencari gagasan usaha berarti berusaha untuk mencari atau menemukan suatu ide yang nantinya ide tersebut dapat menjadi suatu langkah awal dalam menentukan bisnis apa yang akan di bangun. Seseorang menginginkan memiliki suatu bisnis berarti orang tersebut yakin bahwa suatu saat bisnis yang mereka bangun akan menguntungkan dan akan sukses. Gagasan atau ide  merupakan istilah yang dipakai baik secara populer maupun dalam bidang filsafat dengan pengertian umum "citra mental" atau "pengertian". Gagasan adalah suatu yang dapat mendatangkan inspirasi pelaku yang mendorong munculnya suatu ide usaha dan menduga lebih awal apakah ide yang muncul ini akan dapat menghasilkan suatu nilai tambahan atau tidak.
Gagasan menyebabkan timbulnya konsep yang merupakan dasar bagi segala macam pengetahuan, baik sains maupun filsafat. Kesuksesan seseorang sangat bergantung dengan tingkat usaha yang dijalaninya. Dalam kehidupan kita tidak ada orang yang bisa sukses tanpa adanya usaha. Sekarang ini banyak orang percaya bahwa gagasan adalah suatu kekayaan intelektual seperti hak cipta atau paten. Di dalam Kamus Besar bahasa Indonesia ide diartikan sebagai rancangan yang tersusun di pikiran. Artinya sama dengan gagasan atau cita- cita.
Selama ide belum dituangkan menjadi suatu konsep dengan tulisan maupun gambar yang nyata, maka ide masih berada di dalam pikiran. Ide yang sudah dinyatakan menjadi suatu perbuatan adalah karya cipta. Untuk mengubah ide menjadi karya cipta dilakukan serangkaian proses berpikir yang logis dan seringkali realisasinya memerlukan usaha yang terus menerus sehingga antara ide awal yang muncul di pikiran dan karya cipta satu sama lain saling bersesuaian sebagai kenyataan. Jika sudah ada ide, hal pertama yang harus dilakukan adalah bergerak, dan mulai karena tanpa itu, ide hanyalah menjadi sebuah pemikiran saja.
Sedangkan pengertian usaha yaitu usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga pikiran atau badan untuk mencapai suatu maksud. Dalam ruang lingkup tertentu, pengertian usaha dapat disamakan dengan pekerjaan. Jadi, gagasan usaha merupakan suatu ide untuk mewujudkan suatu pemikiran yang baru dan diterapkan dengan suatu  tindakan.


2.2    Sumber Gagasan Usaha
Para pelaku usaha baru pada umumnya merasa bingung jika dihadapkan pada pilihan harus memilih jenis usaha atau kegiatan produksi yang akan dijadikan awal dari pendirian bisnisnya. Tak jarang pula, para pelaku usaha yang salah langkah dalam mengembangkan bisnisnya dalam upaya meningkatkan kemajuan usahanya yang lama. Hal yang wajar terjadi karena minimnya informasi yang dimiliki. Sumber gagasan usaha adalah sesuatu yang dapat mendatangkan inspirasi, yang dapat diuraikan sebagai berikut :
1.      Dengan membaca akan dapat melahirkan ide/gagasan usaha yang sangat luas dan akan termotifasi untuk membuat usaha baru.
2.      Dengan terjun langsung ke lapangan, melihat langsung ke objek yang dianggap menarik dan mengambil sampel yang diperlukan akan lebih banyak menghasilkan peluang melahirkan ide / gagasan usaha,
3.      Pengalaman dalam suatu pekerjaan tertentu juga dapat dijadikan sebagai sumber gagasan usaha dengan mengadopsi seluruh atau sebagian teknologi ( alih teknologi ).
4.      Teknologi yang ada disekitar anda, juga merupakan sumber inspirasi untuk gagasan usaha baru.
5.      Kebutuhan pasar juga dapat dijadikan sebagai gagasan usaha, hal ini karena kebutuhan pasar akan produk-produk selalu berubah.
6.      Kegiatan pesaing dalam melakukan inovasi produk, juga dapat memunculkan ide/ gagasan bisnis baru sebagai produk tiruan atau turunan yang hampir sama fungsinya.
7.      Mendistribusikan suatu produk merupakan kesulitan tersendiri bagi perusahaan dan ini merupakan peluang untuk menjadi gagasan usaha yang baru.
8.      Perubahan lingkungan sebagai akibat dari aktifitas bisnis akan memunculkan ide/ gagasan bisnis baru karena perubahan pola hidup dan kebutuhan.
Selain itu dalam sumber gagasan usaha juga, ada beberapa ide lain yang tentunya diperlukan yaitu :
1.      Mengetahui sumber informasi
Maksudnya informasi yang kita dapatkan haruslah jelas dan bisa dimengerti agar suatu sumber gagasan usaha itu terlaksana dengan baik.
2.      Melakukan seleksi dari informasi sumber-sumber
Gagasan ini adalah sesuatu yang dapat mendatangkan inspirasi pelaku yang mendorong munculnya suatu ide usaha dan menduga lebih awal apakah ide yang muncul ini akan dapat menghasilkan suatu nilai tambahan atau tidak.

2.3    Menciptakan Gagasan Usaha Yang Baik
Memulai suatu usaha tidak hanya membutuhkan modal yang cukup, namun sebuah gagasan usaha yang baik sangat dibutuhkan agar membawa usaha kita mencapai kesuksesan. Karena tidak sedikit, para pengusaha yang tidak memiliki idea tau gagasan usaha yang baik dalam menjalankan usahanya sehingga terkesan terburu-buru serta tidak terencana. Akibatnya mereka pun gagal dan menutup usahanya. Berikut beberapa cara membuat ide atau gagasan usaha yang baik yang berpotensi memajukan usaha kita.
1.      Menciptakan Hal Baru dan Berbeda
Menciptakan hal baru dan berbeda tentu saja di perlukan dalam suatu usaha kita. Karena dengan ini maka kita dapat dengan mudah maju selangkah dari pesaing lain. Pernahkah kita memperhatikan sepanjang jalan daerah tertentu yang kita lihat hanyalah usaha makanan lalapan. Bayangkan kita seorang pembeli yang ingin makan lalapan dan bingung harus membeli dimana. Tentu kita memilihnya secara acak.
Hal tersebut disebabkan karena tidak ada perbedaan produk yang dijual sehingga konsumen pun akan menyamakan semuanya padahal, bisa jadi ada salah satu warung lalapan yang secara kualitas makanannya lebih baik. Berbeda jika produk yang dijual di sepanjang jalan tersebut adalah hal yang baru dan berbeda. Misalnya lalapan dengan jenis sambal yang bervariasi atau ide usaha kreatif lainnya. Tentu respon konsumen akan berbeda ketika mengetahui warung lalapan tersebut diantara berbagai warung lalapan yang ada.
Memang tidak mudah untuk membuat hal yang baru dan berbeda, namun tidak sedikit pengusaha yang bisnisnya telah sukses karena ide baru yang belum pernah ada sebelumnya Contoh saja perusahaan Gojek yang menciptakan sebuah ide usaha kreatif dari bidang jasa transportasi yang belum pernah ada sebelumnya. Begitu juga dengan perusahaan Aqua yang saat itu adalah perusahaan pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menjual air minum tanpa rasa.

2.      Menciptakan Kebutuhan Konsumen

Jika Anda mengetahui bagaimana sejarah awal perusahaan Otsuka menemukan ide usaha kreatif minuman Pocari Sweat, maka kita akan melihat bahwa disana ada usaha dari perusahaan tersebut untuk menumbuhkan sebuah kebutuhan dari konsumen. Jika awalnya tidak ada orang yang membutuhkan minuman pengganti eletrolit, setelah produk Pocari Sweat diluncurkan, maka minuman tersebut kemudian menjadi kebutuhan jika sedang mengalami kekurangan cairan.

Jika kita ingin mendapatkan ide bisnis yang kreatif dan inovatif, maka yang harus kita lakukan adalah mengamati permasalahan yang ada di masyarakat lalu kita akan menemukan produk yang akan menjadi kebutuhan masyarakat. Maka dari itu kita harus cepat respen terhadap kebutuhan dari konsumen-konsumen, supaya produk kitalah yang duluan dibeli atau diminati.


3.      Memanfaatkan Setiap Peluang yang Ada
Dari proses mengamati permasalahan apa yang dialami masyarakat, kita harus bisa menemukan dan memanfaatkan peluang yang ada di dalamnya. Sekecil apapun itu, peluang yang ada harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan kita harus memiliki kejelian untuk mendapatkan peluang dan kesempatan tersebut. Ide usaha kreatif yang muncul dari pengamatan peluang yang ada, akan menjadikan usaha kita bisa terus bertahan meskipun kita memiliki kompetitor.
Contohnya saja adalah perusahaan Unilever. Ternyata perusahaan ini mampu memahami permasalahan yang ada di masyarakat, kemudian memanfaatkan setiap peluang yang ada sehingga mampu memunculkan ide usaha kreatif di berbagai bidang kehidupan manusia. Dapat kita lihat produk dari perusahaan Unilever telah ada dari kita saat bangun tidur, hingga tidur lagi.
Itu tadi adalah tips yang mungkin bisa kita lakukan agar bisa menghasilkan sebuah ide usaha kreatif bagi bisnis kita. Namun, yang terpenting bagi sebuah bisnis adalah bagaimana produk yang dihasilkan mampu memberikan pemecahan terhadap masalah dari konsumen. Jika kita sudah menemukan ide usaha yang kreatif dan inovatif serta memiliki kemanfaatan bagi konsumen, tentu hal tersebut adalah permulaan yang sangat baik bagi eksistensi bisnis kita. Jadi jika kita tidak bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada, tentu saja kita akan jauh tertinggal dari pesaing-pesaing yang lain.
2.4  Merealisasikan Gagasan Usaha
Nah inilah yang penting dalam tahapan selanjutnya yaitu merealisasikan gagasan usaha. Dengan begini kita tahu apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Memiliki bisnis sendiri adalah impian sebagian banyak orang. Sayangnya, tidak semua orang berani mewujudkan mimpi tersebut. Beberapa di antaranya takut untuk mengambil risiko dan sebagian lainnya ragu-ragu dalam merealisasikan ide-ide cemerlang yang mereka miliki. Jadi berbeda dari mereka, jika kita sudah memiliki ide-ide bisnis yang bagus, lakukan cara berikut agar ide bisnis kita segera terwujud.
Swara tunaiku telah merangkum beberapa hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan ide bisnis kita, yaitu ada tujuh hal merealisasikan gagasan usaha itu diantaranya :

1.         Definisikan Ide
Hal yang pertama dilakukan ketika telah menemukan ide bisnis adalah mendefiniskan ide tersebut. Buatlah konsep yang lebih spesifik dari ide bisnis yang sudah dipikirkan. Pertimbangkan segala hal termasuk target pasar, nilai pembeda, hingga peluang dan kompetitor yang ada. Ide adalah yang paling utama dalam membentuk suatu usaha yang akan dijalankan.

2.      Praktikan Ide Bisnis
Untuk mengetahui seberapa besar demand dari produk ide bisnis kita, maka perlu melakukan uji coba pasar. Maksudnya mencoba menawarkan produk yang tengah kita gagaskan kepada saudara, teman, atau kolega. Kemudian, kita bisa meminta mereka untuk memberikan feedback berupa komentar, kritik, dan saran terkait produk uji coba kita itu.
Tanpa kita melakukan praktikan ini konsumen tidak akan mmengerti tentang suatu produk yang kita ingin perjual belikan. Jadi dengan adanya hal tersebut, maka masyarakat sebagai konsumen mudah memahami dan menerimanya.

3.      Identifikasi Kebutuhan Resource Produk Bisnis
Selanjutnya adalah melakukan identifikasi segala resource yang akan dibutuhkan dalam menjalankan bisnis. Pastikan Anda sudah mengumpulkan segala hal yang mendukung gagasan ide, seperti pengetahuan bisnis, biaya produksi, pemasaran, waktu, dan lain sebagainya.

4.      Mengamankan Modal
Setelah mengatahui kebutuhan resource bisnis tersebut, maka kita akan mendapatkan estimasi biaya modal yang harus dimiliki. Kita hanya perlu memikirkan dari mana bisa mendapatkan biaya sebesar estimasi harga dari kebutuhan tersebut. Bisa menggunakan tabungan, pinjaman bank, atau mencari pekerjaan sampingan untuk mengumpulkan modal awal.

5.      Membuat catatan to do list
Ilustrasi menulis jadwal hari pertama kerja dan beberapa minggu kedepan, Setelah yakin dengan empat langkah di atas, maka kita bisa mulai mencatat pekerjaan-pekerjaan yang bisa kita lakukan. Dengan membuat catatan to do list untuk mempermudah dalam melakukan langkah-langkah peluncuran produk. Mencatat dengan detil langkah apa yang harus kita ambil dan juga segala kebutuhan dan risiko yang dihasilkan.

6.      Tetapkan Deadline
Memiliki tenggat waktu atau deadline berguna untuk mendisiplinkan segala rencana kerja. Dengan deadline tersebut, kita bisa menentukan pencapaian apa yang akan diraih di waktu-waktu yang telah ditentukan. Kita bisa membuat deadline dan tempo waktu dari awal perencanaan pembuatan produk hingga pasca peluncuran produk. Contohnya dalam menetapkan waktu kembali modal, maka sangat diperlukan dengan menetapkan deadline tersebut.



7.      Evaluasi
Setelah melakukan peluncuran produk bisnis atau usaha, kita perlu untuk melalukan evaluasi pada produk bisnis tersebut. Dengan melakukan evaluasi ini, kita bisa mengetahui kekurangan dari produk tersebut dan bagaimana cara untuk memperbaikinya. Meski terdengar sederhana dan mudah, merealisasikan gagasan usaha merupakan proses yang cukup panjang. Proses ini akan cukup sulit sehingga kita harus gigih dan tekun dalam menjalankan segalanya. Yang perlu kita perhatikan adalah gagasan usaha yang akan menjadi ide kita, dengan memulai langkah kecil untuk mewujudkannya.
Selain itu ada cara lain dalam merealisasikan gagasan usaha itu yang pertama adalah mereview ide bisnis yang ingin kita jalankan sebelum memantapkan diri untuk merealisasikan ide kreatif yang kita miliki. Ada baiknya kita melakukan riset pasar untuk mengetahui seberapa potensi bisnis yang akan kita jalankan.seberapa ketat persaingan bisnis yang ada di pasaran, seberapa tinggi keuntungan yang bisa kita dapatkan, dan seberapa besar resiko bisnis yang mungkin hadir di tengah jalannya usaha.
Kedua mulai membuat daftar kegiatan untuk merealisasikan ide bisnis kita. Setelah kita yakin dengan ide bisnis yang akan dijalankan, kini giliran kita membuat list kegiatan yang harus kita lakukan. Misalnya saja mempersiapkan bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan, mencari lokasi usaha yang strategis, memperhitungkan modal usaha yang dibutuhkan, serta meningkatkan skil dan pengetahuan kita untuk menjalankan roda usaha.
Ketiga, memperluas jaringan bisnis untuk membuka peluang pasar yang lebih besar. Selain modal dana para pemula tentunya membutuhkan partner bisnis yang handal untuk mempelancar jalannya usaha. Karenanya penting bagi kita untuk mulai bersosialisasi dengan pelaku bisnis lainnya. Dan bertukar pendapat dengan orang-orangdi sekitar kita. Contohnya saja seperti bergabung dengan pengusaha lain di bidang yang sama, membuka peluang kerjasama bagi para reseller yang tertarik dengan produk kita. Aktif di forum bisnis untuk berbagi pengalaman dan menambah ilmu bisnis yang kita butuhkan.
BAB III
PENUTUP
3.1    Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat saya ambil pada pembahsan ini yaitu yang bahwa, Gagasan atau ide merupakan hal yang kadang dirasa sangat sulit untuk ditemukan dan terkadang  gagasan yang berhasil ditemukan tidak sesuai dengan tujuan utama yang ingin dituju atau dicapai. Akan lebih sulit lagi jika gagasan tersebut diperoleh dari pemikiran bersama. Diperlukan pemikiran yang lebih matang untuk memilih atau menggabungkan gagasan yang dicetuskan setiap individu agar nantinya diperoleh suatu gagasan yang bisa digunakan untuk mencapai kepentingan bersama.
Ide bisnis tidak akan muncul secara tiba-tiba. Salah besar apabila memiliki anggapan bahwa ide bisnis itu hanya ditunggu saja dan akan datang secara tiba-tiba tanpa kita pusing-pusing untuk mencarinya. Ide bisnis itu datang apabila kita berusaha mencarinya dengan menggali informasi dan pandai membaca peluang yang memungkinkan untuk membuat suatu usaha baru. Selain itu kita juga harus bisa memanfaatkan waktu dalam memproduksi suatu usaha yang kita jalankan, supaya usaha kita akan cepat berkembang.
Dengan cara yang seperti pembahasan di atas tadi yaitu dengan menciptakan suatu yang baru dan berbeda. Mepromosikan terus-menerus suatu produk yang kita hasilkan sehingga ada yang berminat dengan produk usaha kita. Namun kita juga harus memperhatikan yang bahwa suatu usaha yang kita jalankan apakah sudah cukup modal atau belum, maka dari itu juga kita harus bisa memanfaatkan peluang yang ada agar modal kita bisa kembali nantinya. Walaupun banyak rintangan dan tantangan yang harus kita hadapi dalam mewujudkan bisnis tersebut. Tapi kita tidak boleh berdiam saja, dengan memulai, itu sudah termasuk dalam langkah pertama mewujudkannya.


3.2    Saran
Saran saya yaitu, terhadap orang yang ingin mewujudkan suatu impian dengan membuka suatu usaha sendiri, seharusnya ada perhatian pemerintah dalam memodalin usaha tersebut agar terwujud dan bisa lebih maju lagi. Yang nantinya akan terciptanya masyarakat berwirausahawan, yang sukses di bidangnya sendiri. Jadi masyarakat tidak banyak lagi mengalami krisis ekonomi yang berkecukupan. Selain itu  para pembisnis juga harus saling sharing sesame pembisnis agar bisa mengetahui hal yang mana saja terdapat kekurangan, dan bagaimana untuk menghadapi kedepannya.



























DAFTAR PUSTAKA

Suryana, 2003, kewirausahaan (Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses) Edisi Revisi. Jakarta : Salemba Empat.
Tatang Sobandi, 2016, Kewirausahaan: Menemukan Gagasan Usaha, http://usahacjr.blogspot.com. Diakes pada: 20 Oktober 2018

No comments:

Post a Comment